Category dance

murid yang menginspirasi

Tahun ajaran 2014/2015 ini saya mengubah jadwal kelas tari Kathak. Kalau sebelum tahun ajaran ini saya mengajar satu minggu sekali, setiap jumat petang, selama satu jam, maka tahun ajaran ini saya memperjarang kekerapannya. Sekali dalam dua minggu. Bukan satu jam, melainkan dua setengah jam. Jadwal yang baru ini memberi beberapa keuntungan buat kami, murid-murid dan saya. Murid-murid saya datang […]

lupa rasanya

Jumat lalu saya pergi ke Utrecht bersama seorang murid untuk menonton pertunjukan tari Kathak. Kebetulan pas ada. Kebetulan lagi, penarinya, sepasang suami istri, adalah orang yang saya kenal. Hari dan Chetana (baca: Chetna). Kami bertiga pernah tampil menari di panggung yang sama di Denpasar, Bali, pada 21 Juni 2008. Hari dan Chetana datang dari Bangalore sebagai bagian […]

bosan

Bosan itu manusiawi. Dan semua orang pasti pernah mengalaminya. Kadang-kadang termasuk ketika seseorang melakukan apa yang sebenarnya disenangi atau bahkan dicintainya. Petang tadi, seperti layaknya setiap jumat petang, saya mengajar tari. Saat saya tiba di ruang kelas murid saya sudah datang. Sedang duduk sambil menunggu saya. Entah mengapa saya melihat sesuatu yang berbeda padanya tadi […]

arsip foto-foto tari

Kira-kira seminggu yang lalu saya menyortir foto-foto lama. Dan menemukan juga foto-foto tari yang saya jepret di Delhi sekitaran tahun 2004-2005. Foto-foto itu saya jepret dengan menggunakan kamera manual yang saya pinjam dari ayah mertua. Kamera itu kemudian beliau berikan kepada saya sebagai kenang-kenangan. Beliau meninggal pada 15 agustus 2005. Foto-foto yang saya muat di […]

Lagi-lagi saya telat mengupload tulisan di blog Hujan Tengah Hari ini. Parah. Kali ini bukan karena saya bermalas-malasan, bermain games di internet. Tapi karena terlalu asyik mengedit dan memeriksa ulang, lagi dan lagi, tulisan di bawah ini. Baru setelah merasa puas, saya mempublikasikannya. Tanpa menyadari bahwa jarum jam sudah melewati angka 12. Maka kali ini […]