resolusi 2017

Bisa dibilang saya memasuki tahun baru 2017 dengan cara yang asik. Seperti yang saya kehendaki. Mungkin ini ada kaitannya dengan hal yang ingin saya kerjakan dan jalani di tahun 2017. Hal yang ingin saya jadikan kebiasaan baru yang nantinya benar-benar menempel di saya. Dan untuk sementara hal ini saya jadikan sebagai resolusi untuk tahun yang baru ini.

Ada dua hal sebenarnya yang benar-benar saya niatkan untuk dijalani dan dijadikan kebiasaan baik dan positif yang permanen. Tidur malam tepat waktu dan tidak menunda.

Tidur malam tepat waktu di sini maksudnya paling telat jam 11 malam.

Hal yang satu ini sulit sekali untuk dilakukan. Buat saya loh. Sudah setua ini tapi kalau urusan berangkat tidur malam kok mirip anak kecil yang ngotot ogah mau tidur padahal sudah ngantuk berat. Saya sendiri juga selalu menggumun. Kenapa ya?

Saya hampir selalu berangkat tidur di atas jam 12 malam. Malah lumayan sering lewat jam 1 malam. Bahkan mendekati jam 2. Dan kalau akhir pekan, lebih parah lagi. Bisa-bisa baru berangkat tidur jam 3 atau jam 4 dini hari. Padahal tidak ada kegiatan yang mengharuskan saya untuk tidur setelah lewat tengah malam.

Saya sadar ini tidak sehat. Tapi entah magnet apa yang menarik saya untuk tetap melakukan kebiasaan tidur yang buruk ini.

Akibatnya sih jelas saya rasakan. Layu. Tidak segar. Tidak fit. Gampang bete. Apalagi di negara kincir angin ini saya juga hampir tidak pernah tidur siang. Iya, saya kan tidak kerja kantoran. Kerja di dan dari rumah. Jadi sebenarnya bisa kalau mau tidur siang. Tapi tidak ada panggilan dari dalam tubuh untuk itu. Kecuali saya sedang tidak enak badan. Nah, tubuh memang minta dan saya pasrah.

Jadi, resolusi ini penting sekali untuk saya jalani. Saya ingin sebanyak mungkin menjalani hal-hal baik dan positif. Hal yang satu ini makin mendesak untuk mulai saya lakukan juga. Sebab umur makin banyak dan secara alamiah tentu kondisi fisik makin berkurang. Jadi mesti dibantu dengan berangkat tidur tepat waktu. Ini menurut saya loh.

Walaupun tidur cukup, 7-8 jam, tapi kalau berangkat tidurnya di atas jam 12 malam, dampaknya tetap berbeda di tubuh. Ini sudah saya buktikan sendiri berdasarkan hasil observasi terhadap tubuh dan diri sendiri. Dan hasil observasi dan pembuktian saya ini klop dengan hasil penelitian tentang tidur malam yang dilakukan oleh beberapa peneliti Inggris yang hasilnya dibuat dalam bentuk film dokumenter yang sangat menarik. Dan apa yang dipaparkan dalam film dokumenter tentang tidur malam di saluran BBC inilah yang makin menguatkan saya untuk menjalani resolusi yang satu ini. Penting! Penting! Penting!

Resolusi 2017 saya yang kedua: tidak menunda.

Saya lumayan hobi menunda. Menunda mengerjakan sesuatu. Dan kalau ditelusuri, kayaknya ada kaitannya dengan resolusi 2017 saya yang pertama. Berangkat tidur yang kelewatan telatnya dan nyaris setiap malam bikin tubuh sering terasa tidak fit dan mood tidak oke, bete. Kalau tubuh tidak fit, tentu tidak/kurang tenaga untuk melakukan sesuatu. Dan mood yang baik dan positif adalah dorongan/stimulan yang diperlukan untuk mewujudkan niat atau rencana yang bergumul dalam benak menjadi sesuatu yang nyata.

Kedua hal yang saya jadikan resolusi untuk dijalani di sepanjang tahun 2017 ini sudah melintas di pikiran dan niat sejak beberapa bulan terakhir 2016. On and off. Tidak secara sengaja saya niatkan sebagai resolusi di tahun yang baru. Sebenarnya tidak perlu menunggu 1 januari 2017. Tapi lebih sebagai hal penting untuk mulai saya jalani sesegera mungkin. Jadi sebenarnya kebetulan saja mulai saya lakukan bertepatan dengan tahun yang baru ini. Dan tentu jadi sesuatu yang baik dan positif untuk menjalani 2017. Ya kan?

Dan karena kedua hal ini sudah saya kontemplasikan sejak beberapa waktu yang lalu, saya kok jadi merasa dimudahkan dalam menjalaninya. Saya sendiri lumayan kaget sebab menjalaninya bagai tanpa beban. Seperti sudah menjalaninya sepanjang hidup.

Hmmm… o ya, satu hal tentang berangkat tidur malam sebelum (atau paling telat) jam 11. Saya tidak memaksudkan resolusi ini untuk saya jalani secara membabibuta tanpa jeda, apapun yang terjadi. Sama sekali tidak begitu maksud saya. Saya ingin melakukannya semaksimal mungkin. Perkecualiannya tentu kalau ada hal-hal atau kegiatan-kegiatan dadakan yang mengharuskan saya berangkat tidur di atas jam 11 malam. dan ini tentu sesekali akan terjadi. Sampai hari ini, 10 hari pertama 2017, sudah terjadi satu kali. Apa boleh buat. Tapi, tidak seperti sebelum-sebelumnya, kali ini saya bisa langsung kembali ke niat awal.

Dan bergembiralah jiwaku.

* * * * * * *

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: