selamat datang musim tanam!

DSCF7819-edited 02Ya! Musim tanam mengetuk pintu kebun belakang. Saya mulai sibuk membenahi kebun belakang secara bertahap sejak akhir februari yang lalu. Walaupun hawa masih dingin, tapi di suatu hari bermatahari cerah nyaris tanpa angin saya bergiat membersihkan kebun belakang dari sisa-sisa kegiatan berkebun tahun lalu. Tentu saja juga sekaligus menggemburkan tanah di lahan. Tapi belum semua sudut sempat saya gemburkan. Masih tersisa sepertiga bagian untuk digemburkan di suatu hari kerja di minggu yang menjelang ini. Kebetulan ramalan cuaca begitu bagus. Dan yang paling penting buat saya angin hanya akan bertiup sepoi-sepoi saja.

Pertengahan maret mulailah saya mengisi hari-hari dengan kegiatan menyemai benih tanaman sayur. Sebagian benih bijinya saya beli di sini. Sebagian lagi saya bawa dari Indonesia. Sebagai penggemar tanaman yang bisa dikonsumsi, tentu prioritas saya jatuh pada tanaman sayur mayur. Tapi tahun 2015 ini saya mau mulai aktif menanam beberapa jenis tanaman bunga. Sebagian dari yang benihnya saya miliki juga bisa dikonsumsi. Biasanya untuk campuran salad. Semisal pansy atau dalam bahasa Belanda dikenal sebagai viool (jamak: violen). Lalu marigold. Dalam khasanah tanaman di Indonesia marigold dikenal sebagai bunga tahi kotok. Saya menyemai dua jenis. Yang berwarna kuning dan yang oranye. Yang terakhir, nasturtium. Saya coba cari, tidak menemukan nama dalam Bahasa Indonesia.

Selain tanaman bunga yang bisa dikonsumsi, saya juga menanam 2-3 jenis tanaman bunga non-edible. Pilihan saya tahun ini jatuh pada aster warna-warni. Selain itu zinnia. Di Indonesia dikenal sebagai bunga/kembang kertas. Juga strawflowers. Saya tidak menemukan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia. Juga tidak menemukan alasan kenapa bunga tanaman ini disebut strawflowers. Mungkin sebab helai kelopak bunganya mirip jerami. Benih-benih tanaman yang namanya saya sebut di atas sudah saya semai secara bertahap. Sebagian sudah mulai bertunas. Saya masih ingin menyemai benih biji beberapa tanaman bunga lainnya. Juga sewadah bawang putih. Mungkin dalam satu-dua hari ini.

seedling list collage 02-edited 02

seedling collage 02-edited 02

DSCF7847-edited 02

Setiap hari, bila matahari cukup terik, saya mondar-mandir membawa wadah-wadah tempat penyemaian ke meja kebun di kebun belakang. Mirip seperti bayi manusia yang sebaiknya dijemur di panas matahari pagi sesering mungkin, bayi-bayi tanaman itu saya suruh mandi matahari langsung. Sekalian sebagai usaha penyesuaian dengan suhu udara di luar. Menjelang sore hari, atau setiap cuaca mendadak mendung/berawan dan dingin, wadah-wadah berisi bayi-bayi tanaman itu saya bawa masuk lagi.

DSCF7822-edited 02

DSCF7823-edited 02

Yang jelas, bulan maret hingga mei setiap tahun rumah saya pasti jadi agak kacau karena kehadiran wadah-wadah berisi bibit tanaman sayur dan bunga seperti saat ini. Untungnya suami saya bukannya mengeluh malah ikut menikmati dan mengagumi bayi-bayi tanaman itu. Sambil juga ikut mengawasi. Kalau tanah penyemaian tampak kering dia memberitahu dan mengingatkan saya.

* * * * * * *

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: