januari 2014

Ternyata januari 2014 sama seperti semua januari di tahun-tahun yang telah lalu. Jumlah harinya bukan 30 tapi 31. Ahahahaaa… Kenapa saya bisa lupa ya? Parah bener!! Tapi berhubung rekapnya sudah saya buat kemarin, 30 januari, maka posting hari ini saya mengambil topik lain.

Hari ini, 31 januari 2014, masyarakat Cina di seluruh dunia merayakan tahun baru. Tahun ini adalah tahun kuda.

GONG XI FAT CHOY !!

Selamat merayakan tahun baru bagi yang merayakan, di manapun anda berada.

Saya tidak merayakan. Tapi ayah saya merayakan. Saya mengucapkan selamat tahun baru Imlek kepada ayah saya kemarin. Satu hari lebih awal. Pasalnya hari ini saya sibuk seharian. Tiap jumat pagi saya pergi ke pasar tradisional di Arnhem. Siang baru pulang dan kemudian langsung sibuk dengan urusan rumah sebelum akhirnya pergi mengajar tari di petang hari. Takut lupa karena jadwal yang cukup padat, saya menelpon ayah kemarin malam WIB.

Ayah saya senang. Sebab anaknya yang jauh di rantau ini tidak lupa akan hari raya yang penting baginya. Ah, Papi, mana mungkin aku lupa. Gong xi fat choy ya, Pap.

Dan kemarin selesai menelpon ayah saya kok mendadak kepingin makan opor lontong cap go meh. Ini makanan tradisional masyarakat Cina Indonesia, khususnya yang berada di pulau Jawa, yang dihidangkan pada perayaan tahun baru Cina, Imlek. Jadi tadi pagi di pasar saya beli ayam, paha atas, 4 potong. Jadilah saya bikin lontong cap go meh sesampai saya di rumah. opor ayam yang kuahnya lebih kental daripada yang biasanya saya bikin. Lalu saya juga bikin telur pindang. Kebetulan saya masih punya satu bungkus ketupat di freezer. Dan beberapa hari yang lalu saya menggoreng emping. Masih ada sampai sekarang.

Ini cara saya ikut merayakan hari raya yang sangat penting bagi ayah saya. Ayah saya sendiri hari ini malah sibuk tidur sepanjang hari. Ini menurut cerita ibu saya. Sebab ayah sedang alergi agak parah. Oleh dokternya ayah diberi obat minum yang ternyata mengandung obat tidur agak keras. Dan ayah saya melewatkan hari ini tadi sebagian besarnya bercumbuan dengan surtaling, kasur-bantal-guling. Ahahaha…kasian. Lalu saya bilang pada ibu saya lewat media sosial di telpon genggam, “Paslah kalau begitu aku bikin lontong cap go meh, Mam. Biarlah aku mewakili Papi merayakan Imlek.” Ibu saya ketawa ngakak dalam icon-icon lucu.

Sekali lagi, Selamat Tahun Baru wahai masyarakat Cina di seluruh dunia. Mari menikmati lontong cap go meh!

* * * * * * *

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: