tunjukkan cinta dengan…. gembok!

Kamis yang lalu saya pergi mengunjungi seorang teman lama dan keluarganya. Mereka tinggal di Köln, Jerman. Saya naik kereta cepat Jerman ICE yang berangkat pagi hari, pukul 09.07, jurusan Basel, Swiss. Kereta saya tiba di Köln pukul 10.45.

Arnhem main railway station.-

Selang beberapa menit teman saya datang menjemput bersama anak bungsunya dan diantar suaminya. Setelah cipika-cipiki kangen-kangenan selesai, kami berjalan menuju Kölner Dom yang megah itu. Suaminya tidak ikut. Pulang ke rumah. Karena masih harus menyelesaikan mengecat tembok rumah mereka. Jadi kami jalan-jalan bertiga, saya, teman saya dan anaknya.

Kami tidak menghabiskan banyak waktu untuk melihat-lihat Kölner Dom. Saya sudah pernah menghabiskan separo hari mengintip banyak sudut Kölner Dom, bahkan nyaris hingga ke pucuknya. Dan hari yang mendung dan muram bikin saya agak malas menikmati bangunan megah itu. Mungkin nanti, kapan-kapan saja, kalau pas hari cerah dan matahari bersinar ceria saya datang lagi bersama Ron, khusus untuk menikmati kemegahan arsitektur kebanggaan penduduk Köln ini.

Lalu teman saya mengajak saya untuk menyusuri jembatan Köln yang membentang di atas Sungai Rhine. Untuk menuju ke sana, kami berjalan dari pelataran depan Kölner Dom menuju bagian belakangnya, melewati sebuah pelataran bertegel warna bata yang menjadi bagian atas atap gedung konser Kölner Philharmonie.

sisi sebelah kiri Kölner Dom.-

Dan saat kami melintas melewati pelataran itu, di dalam gedung konser sedang diselenggarakan sebuah konser. Dan bagian tengah pelataran yang menjadi atap gedung konser itu tidak boleh dilintasi oleh siapapun. Semua orang harus melintasi dengan melipir di pinggir pelataran. Pihak gedung konser Kölner Philharmonie bahkan menempatkan beberapa orang staf yang berjaga-jaga di sekitaran pelataran.

Dibangun antara tahun 1907 dan 1911, jembatan itu diberi nama Hohenzollernbrücke atau Hohenzollern Bridge. Jembatan Hohenzollern. Mengambil nama dari nama keluarga bangsawan dan dinasti kekaisaran para raja dan kaisar Prusia, Jerman dan Romania , House of Hohenzollern, di abad ke-11.

Jembatan Hohenzollern dengan latar belakang Kölner Dom.-

Nah, ternyata sejak tahun 2008 jembatan sepanjang 409,19 meter ini menjadi dan menyajikan atraksi pariwisata tersendiri bagi penduduk dan pengunjung kota Köln.

Pagar besi baja yang membatasi jalur pejalan kaki dan jalur rel kereta dijadikan ajang digantungnya gembok. Dari satu (atau sepasang) pelaku yang menggantungkan satu buah gembok, pagar besi baja di sepanjang Jembatan Hohenzollern itu kini nyaris penuh dipadati gembok dari berbagai merek, bentuk, warna dan ukuran. Semuanya dengan grafir atau tulisan tangan nama sepasang manusia yang dilanda cinta dan dilengkapi dengan tanggal bersejarah saat mereka mengikat janji.

Gembok-gembok cinta.

Romantis ya… :) Dan saya melihat cukup banyak dari gembok-gembok itu dilengkapi dengan dekorasi hasil karya sendiri. Membuatnya berbeda dari gembok-gembok yang lain. Cinta memang membuat manusia menjadi kreatif.

Mengamati satu per satu gembok-gembok cinta ini memberikan keasyikan dan nilai rasa tersendiri. Saya jadi senyum-senyum sendiri. Ikut merasakan kebahagiaan mereka. God bless them all.

Tertarik untuk berpartisipasi? Jangan lupa membawa gembok cinta beserta kuncinya bila akan berwisata ke kota Köln. Sesudah menggantungkan gembok cinta di pagar baja ini, JANGAN membuang kuncinya ke Sungai Rhine. Polusi! Bawa pulang saja ke rumah sebagai kenang-kenangan. Bila tidak ingin menyimpan kunci tanpa gembok, buang saja ke tong sampah yang ada. Berpartisipasilah dalam menjaga kebersihan lingkungan. :)

pemandangan Sungai Rhine dari atas Jembatan Hohenzollern.-

gembok yang ini belum digrafir permanen, sebab jadwal mengikat janjinya baru akan terjadi pada tanggal 11 Agustus 2012 nanti. Jadi untuk sementara pakai kertas dulu, kalau-kalau ada perubahan tanggal atau rencana.-

Motto: tidak ada rotan, akar pun jadi. Tidak bawa gembok cinta, just be creative and use markers. Yang penting partisipasinya.-

Attendance of a bunch of love pairs. Masih ada 7 pasangan yang belum sempat datang untuk menyusuri Jembatan Gembok Cinta.

an over-populated space.-

* * * * * * *

Advertisements

One comment

  1. pojokjendela · · Reply

    Kölner Dom megah sekali!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: