Kenaikan Isa Al-Masih dan Pasar Kumbang

Hari ini hari peringatan Kenaikan Isa Al-Masih. Hemelvaartsdag dalam bahasa Belanda.

Bangun tidur pagi rasanya sudah malas. Punggung terasa pegal nyaris sakit. Terutama yang segaris dengan pinggang. Serasa akan patah… duuhh.. sok tau banget! Tapi iya, jadi malas mau berkegiatan. Soalnya gerak sedikit terus terasa sakit.

Tapi hari ini hari peringatan Kenaikan Tuhan kembali ke Surga. Saya tidak ingin memutus rangkaian liturgi tahunan tahun ini yang dengan rajin saya ikuti tanpa bolong. Pingin banget ke gereja. Kangen. Kangen “ketemu” sama Tuhan. Kangen curhat sama Tuhan. Kangen merasa nyaman di rumah Tuhan. Hhmmm…

Jam 09.45! Akhirnya saya beranjak juga ke atas. Ke kamar mandi. Saya harus memenuhi panggilan alam.

Dan panggilan alam itu bikin saya bergerak melakukan ritual pagi lainnya. Mandi, bersalin dan bersolek sekadarnya. Lalu siaplah saya berangkat. Diantar Ron ke bis halte di belakang supermarket langganan kami. Dari situ saya melanjutkan naik bis umum. Bis no. 62.

Sesampai di jantung kota Arnhem, saya turun dari bis dan berjalan kaki menuju ke gereja. Misanya mulai jam 11.30.

Wuiiihh… banyak nian orang di pusat kota. Padahal hari ini libur. Oohh.. ternyata pusat perbelanjaan Arnhem tetap buka. Tapi kenapa ramai banget di pojokan sana?

Hhmmmm…. oooo.. tentu saja. Itu kan Hommelstraat. Jalan Kumbang. Pasti hari ini ada Hommelsemarkt di situ.

Pasar Kumbang ini digelar di sepanjang Hommelstraat dan Hommelseweg, Arnhem, yang kira-kira 2 km panjangnya dengan 400 kios tenda. Digelar sebagai tradisi, setahun sekali pada hari peringatan Kenaikan Isa Al-Masih atau Hemmelvaartsdag. Tahun ini untuk yang ke-30 kalinya!! Menarik untuk menceburkan diri ke sana. Sekalian menengok eks tempat kerja Ron dulu. Toko alat musik yang bangkrut di tahun 1979. Lalu, entah sejak kapan, berubah menjadi kafetaria Turki dengan nama “Ali Baba”.

Di bawah ini saya cuplikkan satu alinea dari de Gelderlander online 10 mei 2008:

“Toen Arnhem in 1982 het 750-jarig bestaan vierde, kwam de ambulante handel op het idee van een Hommelsemarkt op Hemelvaartsdag, met een knipoog naar het roemruchte verleden van het marktleven in Klarendal. Het werd direct een enorm succes, dat om herhaling schreeuwde.”

(Ketika di tahun 1982 Arnhem merayakan HUT yang ke-750 muncullah ide untuk menyelenggarakan Pasar Kumbang ini pada hari peringatan Kenaikan Isa Al-Masih untuk mengenang kejayaan kehidupan pasar di Klarendal di masa yang lalu. Penyelenggaraan Pasar Kumbang 1982 itu mengalami sukses besar dan muncul permintaan untuk menyelenggarakan lagi.)

Sayangnya tubuh saya terlalu pendek untuk ukuran tubuh orang lokal. Belanda memang  terkenal sebagai negara dengan penduduk dengan tubuh tertinggi di dunia. Ingat nggak cerita “Gulliver di Negeri Liliput” yang dulu dimuat di majalah Bobo di tahun 1970-an? Cerita itu asalnya dari Belanda sini. Nah…sementara itu, Pasar Kumbang ini didatangi sekitar 50.000-60.000 pengunjung setiap tahunnya. Maka tadi saya nyaris tak bisa melihat dan menikmati apapun selain berjalan mengikuti arus manusia yang sangat padat, kecuali di 2-3 sudut yang agak lengang. Selebihnya yang terlihat hanya tubuh-tubuh manusia yang berlalu lalang dan sesekali terhenti, macet!, saking berjubelnya pengunjung.

Tapi tak apa. Tadi Ron pergi juga, menemani saya jalan-jalan melihat-lihat di Pasar Kumbang. Jadi setidaknya saya bisa menikmati jalan-jalan sama dia. Dia datang menyusul naik bis. Selesai misa saya berjalan kembali ke halte bis, di tempat saya tadi turun, untuk menjemput Ron. Dari situ kami berjalan santai menuju ke Pasar Kumbang. Romantis juga kan?!

Foto dan liputan singkat dari kegiatan Pasar Kumbang 2012 ini bisa dilihat dan dibaca di sini.

Sambil berjalan kembali ke halte bis untuk pulang ke rumah saya beli satu pizza Turki. Kami makan berdua sambil jalan. Enak! Dan kami beruntung. Sebab sesampainya di halte bis, kami cuma harus menunggu 3 menit. Dan bis kamipun datang.

Sekarang saya kangen rumah. Ayo pulang!

* * * * * * *

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: