broodje haring

Haring (Engl. herring) masuk dalam kategori jenis ikan yang biasanya digunakan sebagai umpan. Satu keluarga dengan ikan sardin dan biasa berenang di bagian laut yang dangkal dan banyak terumbu karang secara bergerombol, ribuan banyaknya.

Belanda terkenal salah satunya dengan hollandse nieuw. Hollandse nieuwe haring adalah istilah yang dipakai untuk ikan haring muda yang ditangkap pertama kali di awal musim penangkapan di musim semi. Setelah ditangkap, haring segera diolah dengan cara dibuang kepala dan isi perutnya, kecuali hati dan pankreasnya. Kemudian diawetkan dengan cara direndam dalam air garam. Perendaman dalam air asin ini dilakukan dalam tong kecil yang terbuat dari kayu oak selama kurang lebih 5 hari. Hati dan pankreas yang masih tertinggal di dalam perut haring kemudian akan bekerja melepaskan enzim-enzim yang meningkatkan citarasa si haring. Setelah itu barulah kulit haring dikelupas dan difillet atau didouble fillet. Kemudian haring siap untuk disantap. Haring yang diasinkan begini disantap dengan dibubuhi bawang bombay yang diiris dadu kecil-kecil. Kalau mau bisa juga dengan menambahkan irisan acar ketimun khas Belanda, augurk.

Menurut sejarahnya, hollandse nieuw haring ini ditemukan oleh seorang nelayan Belanda bernama William Beukelszoon di sekitar tahun 1380. Pak nelayan ini berasal dari Biervliet, Zeeland.

Secara tradisional haring asin ala Belanda ini dikonsumsi seperti ini:

Selain cara santap yang tradisional khas Belanda tersebut, haring asin juga bisa dan biasa dihidangkan dengan roti lonjong (Bel.: puntjes). Istilah dalam bahasa Belandanya broodje haring. Caranya: roti lonjong dibelah di sisinya memanjang tapi tidak sampai putus. lalu haring asin diletakkan di antara belahan tersebut dengan menaruh topping cacahan bawang bombay. Kalau dihidangkan seperti ini kita jadi lebih kenyang.

Jumat pagi yang lalu saya pergi ke pasar Arnhem. Suami saya, seperti yang kadang-kadang dia lakukan, titip haring dan satu kantong roti lonjong. Harga yang normal untuk haring asin: 5 euro untuk 4 ekor haring + bawang bombay cacah. Roti lonjongnya saya beli di supermarket di pusat perbelanjaan di Arnhem.

Banyak orang menyantap broodje haring sebagai makan siang ringan. Biasanya kalau mereka sedang pergi ke pusat-pusat perbelanjaan, lalu mampir ke toko ikan untuk membeli 1-2 buah broodje haring. Tapi suami saya menyantap broodje haring untuk makan malam. Dia biasa menyiapkannya sendiri. Saya cuma membelikan ikan haring asinnya di pasar. Dari 4 ekor haring asin suami saya membuatnya menjadi 5 buah broodje haring. Empat buah broodje haring untuk makan malam dia. Saya kebagian satu. Nyaaammm….!! :)

Dan suami saya tak lupa membawa satu gelas air putih ekstra ke kamar tidur. Diletakkan di lantai di sisinya. Sebab dia selalu terbangun karena kehausan yang sangat di tengah malam akibat menyantap broodje haring.

* * * * * * *

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: