akibat fitness

Serasa besepir!

Dua minggu yang lalu saya mendaftar jadi anggota di sport center di dekat rumah. Kebetulan karena sedang libur musim panas sport center-nya memberi harga promosi. 29,50 euros untuk 6 minggu. Padahal biasanya mesti bayar 40 euros per bulan. Lumayan banget.

Awalnya sih saya ingin mulai rutin berenang. kalau beli karcis lepasan harganya 3,5 euros tiap kali berenang untuk 1 jam! Dengan membayar 29,50 euros saya boleh menggunakan semua fasilitas di sport center. Ya berenang, ya fitness, ya zumba, dan lain-lain.

Begitu selesai mendaftar, sudah boleh langsung menggunakan fasilitas di sport center. Saya langsung berenang. Tapi buat saya sebenarnya ngeri berenang di kolam renang sport center dekat rumah itu. Bagian yang paling dangkal saja sudah 1,80 meter. Yang paling dalam 3,40 meter. Dasarnya tidak kelihatan sama sekali. Saya cuma bisa berenang sekadarnya. Nyaris tidak bisa watertrappen. Juga punya masalah dengan kedalaman. Takut dan panik. Berenangnya terpaksa melipir terus. Repot juga kalau begitu masuk kolam, bagian pinggir sudah dikuasai oleh orang lain. Terpaksa nyelak deh. Atau menurut istilah saya: “nimbrung” berenang melipir. Tapi nggak tiap kali orang yang kita timbrungi rela. Tapi saya mah cuek. Dia bayar. Saya juga bayar. Dan kolam itu milik umum. Siapapun berhak nyelak dan nimbrung di jalur yang sudah ada.

Masalah lain kalau berenang adalah masuk angin. Badan makin tua. berenang 4 hari berturut-turut, senin sampai dengan kamis, bikin saya jadi masuk angin dan terpaksa mendekam di rumah, atau bahkan di tempat tidur, sepanjang akhir pekan. Alangkah ruginya. Padahal Ron, suami saya, malah di rumah. Seharusnya kami bisa pakai waktu untuk jalan-jalan atau berkegiatan santai berdua.

Awal minggu berikutnya, minggu lalu, saya memutuskan untuk ganti haluan. Fitness! Saya mikirnya, kalau fitness saya tetap berolah raga. Tetap bisa melatih otot-otot paha supaya sendi lutut tidak sakit lagi. Tapi saya juga tidak perlu masuk angin. Fitness kan olah raga di dalam ruangan. Tidak ada air. Tidak ada angin. Ini cocok sekali untuk saya. Yang jelas, saya memang penggemar olahraga soliter. Lagipula, kalaupun saya sedang datang bulan, saya tetap bisa fitness. Kalau berenang kan nggak.

Fitness di sport center dekat rumah ternyata sebelum mulai rutin fitness, kesehatan standar kita mesti diperiksa dulu oleh pelatihnya. Lalu hasilnya dicatat. Kemudian kita akan dibuatkan skema berdasarkan hasil tes kesehatan standar dan kebutuhan kita. Hasil tes kesehatan standar saya bagus. Senang!! :) Kebutuhan saya: menguatkan otot-otot paha agar sendi lutut berhenti sakit dan saya bisa menari dengan nyaman.

Minggu ini minggu kedua saya fitness. Hasil fitness selama 4 kali (dua kali minggu lalu dan dua kali minggu ini) mulai terasa. Otot-otot tubuh, terutama kaki, mulai terasa kencang. Saya serasa besepir. Pegalnya bukan main. Dan kemarin saya datang bulan hari pertama. Hari ini hari kedua. Rasanya seluruh badan capek berat. Otot-otot serasa ditarik-tarik. Tapi jadi nggak jelas, apakah ini akibat fitness atau karena sedang haid. Mungkin juga kombinasi keduanya.

Pagi tadi waktu bangun rasanya malas dan aras-arasan. Kalau menuruti kata hati sih inginnya tinggal di rumah saja. Tidak usah pergi fitness. Tapi kata hati yang satunya lagi bilang, “kamu mesti tetap pergi fitness, Retno! Biar cuma sebentar, harus tetap pergi. Harus disipliN!” Dan sampai dengan saat ini saya masih tepekur di depan komputer. Jari-jari tangan saya masih sibuk mengetik kalimat-kalimat di tulisan ini.

Tapi di luar matahari bersinar cerah. Serasa memanggil-manggil saya untuk pergi keluar. Ya, kenapa tidak? Mungkin ada baiknya saya toh pergi fitness. Walaupun sebentar tidak jadi soal. Yang penting tetap berangkat.

Okelah. Kalau begitu saya sudahi dulu ngetiknya. Mau siap-siap dan kemudian berangkat fitness. Walaupun sesudah itu mungkin saya jadi merasa lebih besepir lagi. Tak apa. Apa boleh buat.

* * * * * * *

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: